Dalam upaya merespons keberagaman gaya belajar peserta didik serta pemanfaatan teknologi secara berkeadilan, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) sukses menggelar Kuliah Pakar bertajuk “Strategi Pembelajaran Matematika Inklusif dan Adaptif di Era Digital”. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Fikri Aulia, M.Pd., seorang pakar dan praktisi di bidang inovasi pembelajaran matematika, sebagai narasumber utama.

Acara yang berlangsung interaktif ini diikuti oleh ratusan mahasiswa, dosen, serta praktisi pendidikan secara antusias. Kuliah pakar ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana matematika—yang sering kali dipersepsikan sebagai subjek yang kaku dan sulit—dapat diajarkan secara inklusif dan responsif terhadap kebutuhan setiap individu murid di ruang kelas modern.

Matematika untuk Semua: Tidak Ada Siswa yang Tertinggal

Dalam pemaparannya, Dr. Fikri Aulia, M.Pd. menekankan pentingnya pergeseran paradigma dalam pengajaran matematika. Menurut beliau, pembelajaran inklusif bukan sekadar wadah untuk menggabungkan siswa dengan berbagai tingkat kemampuan atau kebutuhan khusus di satu ruang kelas, melainkan tentang bagaimana merancang pengalaman belajar yang dapat diakses oleh semua orang.

“Di era digital saat ini, kita memiliki alat bantu yang sangat melimpah untuk mengenali dan memfasilitasi perbedaan cara belajar siswa. Pembelajaran adaptif memanfaatkan teknologi untuk menyesuaikan kecepatan, media, hingga metode penyampaian materi sesuai dengan profil belajar masing-masing siswa,” ungkap Dr. Fikri.

Beliau membagikan sejumlah strategi praktis yang dapat diterapkan calon pendidik, di antaranya:

  • Integrasi Platform Digital Adaptif: Pemanfaatan perangkat lunak interaktif dan modul digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu memberikan umpan balik secara real-time sesuai dengan tingkat pemahaman siswa.
  • Diferensiasi Konten dan Proses: Memadukan media visual, auditori, dan manipulatif digital (seperti simulasi software geometri atau aljabar) agar konsep abstrak matematika dapat dipahami secara intuitif.
  • Pendekatan Universal Design for Learning (UDL): Merancang rencana pembelajaran dari awal dengan aksesibilitas yang fleksibel, sehingga tidak ada siswa yang merasa terisolasi atau tertinggal dalam proses belajar.

Bekal Penting bagi Calon Pendidik Masa Depan

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Unikama menyampaikan bahwa penyelenggaraan Kuliah Pakar ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Prodi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai konten matematika, tetapi juga memiliki kepekaan pedagogis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami ingin memastikan para calon guru matematika Unikama memiliki wawasan holistik. Di era digital ini, seorang guru dituntut cerdas memanfaatkan teknologi untuk merangkul seluruh peserta didik tanpa terkecuali,” ujar Ketua Prodi dalam sambutannya.

Sesi kuliah pakar diakhiri dengan diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana para peserta mengeksplorasi berbagai tantangan nyata di lapangan, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga strategi pendampingan siswa berkeperluan khusus dalam kelas reguler.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Unikama dapat menginspirasi dan mengimplementasikan strategi pembelajaran inklusif-adaptif saat terjun di dunia pendidikan kelak.

Menjawab Tantangan Keberagaman: Prodi Pendidikan Matematika Gelar Kuliah Pakar “Strategi Pembelajaran Matematika Inklusif dan Adaptif di Era Digital”